Sejarah terbentuknya
Desa Sumberejo berawal dari penggabungan 2 (dua) desa yang ada sebelumnya,
yakni Desa Sabet dan Desa Jugo. Pada waktu itu tepatnya pada tahun 1921 muncul
gagasan dari tokoh-tokoh masyarakat yang ada di kedua desa tersebut untuk menggabungkan
kedua desa yang ada menjadi satu desa. Alasan penggabungan kedua desa tersebut
antara lain, karena adanya beberapa kesamaan dan ciri dari kedua desa itu,
yaitu :
1. Luas wilayah dari masing-masing desa tidak terlalu
luas,bahkan bisa dibilang sangat sempit;
2. Jumlah penduduk dari masing-masing desa relatif sedikit;
3. Untuk memudahkan adanya pelayanan masyarakat.
Dari adanya gagasan tersebut,akhirnya pada tahun itu juga (1921) diadakan
musyawarah antara lurah Sabet dan Lurah Jugo juga perangkat desa dari kedua
desa beserta sesepuh dan tokoh-tokoh masyarakat dari kedua desa tersebut.
Musyawarah itu akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan, antara lain :
1. Digabungnya Desa Sabet dan Desa Jugo menjadi satu Desa;
2. Disepakati nama Desa yang baru yaitu ” DESA SUMBEREJO ”
yang berasal dari kata SUMBER yang artinya mata air,dan kata REJO yang artinya
ramai/banyak.. Hal ini diilhami dari kondisi dan ciri khas daerah ini yang
terdapat banyak sumber/mata air yang sangat cocok dan bermafaat bagi kehidupan
masyarakat di desa itu, yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian bercocok
tanam.
3. Disepakati pula bahwa desa yang sebelumnya ada, yaitu Desa
Sabet dijadikan Dukuh Sabet dan Desa Jugo dijadikan Dukuh Jugo.
4. Untuk mengisi kepemimpinan desa, maka akan segera
dilaksanakan proses pemilihan pemimpin (pemilihan lurah) yang akan dilaksanakan
pemilihan secara langsung.
Menindak lanjuti dari hasil musyawarah tersebut, akhirnya pada tahun itu juga
(1921) dilaksanakan pemilihan lurah secara langsung yang pertama di Desa
Sumberejo. Adapun calon yang muncul pada saat itu adalah :
1. JODRONO, yang seblumnya menjabat/merupakan Lurah dari Desa
Sabet,
2. TAMIYOREDJO, yang juga sebelumnya menjabat/merupakan Lurah
dari Desa Jugo.
Yang pada akhirnya terpilih sebagai Lurah Desa Sumberejo yang pertama adalah
TAMIYOREDJO.
Proses dari pelaksanaan pemilihan Lurah Sumberejo tersebut,bisa dibilang sangat
lancar dan demokratis,sehinga setelah pelaksanaan pemilihan lurah tersebut,
kehidupan masyarak Desa Sumberejo aman, damai,tentram,dan masyarakatnya hidup
berdampingan dengan semangat hidup gotong royong yang tinggi. Itulah yang
menjadi ciri khas masyarakat Desa Sumberejo yang masih terjaga dan terpelihara
dengan baik sampai saat ini.
Demikian kurang lebihnya cerita para sesepuh tentang terjadinya Desa Sumberejo.
Adapun Desa Sumberejo terdiri dari 2 ( dua ) dukuhan yaitu :
b) Dukuh Sabet
c) Dukuh Jugo
Pendiri
Dukuh Jugo Mbah Rahmat
Tahun
Berapa Desa Jugo berdiri ?
Tahun
Berapa Desa Sabet berdiri ?
Mayong
sebelumnya dibabad oleh masyarakat Karangpatihan, karena wilayahnya dekat
dengan Sumberejo maka dimasukkan desa Sumberejo.