Minggu, 30 Januari 2022

 

Sejarah terbentuknya Desa Sumberejo berawal dari penggabungan 2 (dua) desa yang ada sebelumnya, yakni Desa Sabet dan Desa Jugo. Pada waktu itu tepatnya pada tahun 1921 muncul gagasan dari tokoh-tokoh masyarakat yang ada di kedua desa tersebut untuk menggabungkan kedua desa yang ada menjadi satu desa. Alasan penggabungan kedua desa tersebut antara lain, karena adanya beberapa kesamaan dan ciri dari kedua desa itu, yaitu :


1.    Luas wilayah dari masing-masing desa tidak terlalu luas,bahkan bisa dibilang sangat sempit;
2.    Jumlah penduduk dari masing-masing desa relatif sedikit;
3.    Untuk memudahkan adanya pelayanan masyarakat.


Dari adanya gagasan tersebut,akhirnya pada tahun itu juga (1921) diadakan musyawarah antara lurah Sabet dan Lurah Jugo juga perangkat desa dari kedua desa beserta sesepuh dan tokoh-tokoh masyarakat dari kedua desa tersebut.


Musyawarah itu akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan, antara lain :
1.    Digabungnya Desa Sabet dan Desa Jugo menjadi satu Desa;
2.    Disepakati nama Desa yang baru yaitu ” DESA SUMBEREJO ” yang berasal dari kata SUMBER yang artinya mata air,dan kata REJO yang artinya ramai/banyak.. Hal ini diilhami dari kondisi dan ciri khas daerah ini yang terdapat banyak sumber/mata air yang sangat cocok dan bermafaat bagi kehidupan masyarakat di desa itu, yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian bercocok tanam.
3.    Disepakati pula bahwa desa yang sebelumnya ada, yaitu Desa Sabet dijadikan Dukuh Sabet dan Desa Jugo dijadikan Dukuh Jugo.
4.    Untuk mengisi kepemimpinan desa, maka akan segera dilaksanakan proses pemilihan pemimpin (pemilihan lurah) yang akan dilaksanakan pemilihan secara langsung.


Menindak lanjuti dari hasil musyawarah tersebut, akhirnya pada tahun itu juga (1921) dilaksanakan pemilihan lurah secara langsung yang pertama di Desa Sumberejo. Adapun calon yang muncul pada saat itu adalah :
1.    JODRONO, yang seblumnya menjabat/merupakan Lurah dari Desa Sabet,
2.    TAMIYOREDJO, yang juga sebelumnya menjabat/merupakan Lurah dari Desa Jugo.


Yang pada akhirnya terpilih sebagai Lurah Desa Sumberejo yang pertama adalah TAMIYOREDJO.
Proses dari pelaksanaan pemilihan Lurah Sumberejo tersebut,bisa dibilang sangat lancar dan demokratis,sehinga setelah pelaksanaan pemilihan lurah tersebut, kehidupan masyarak Desa Sumberejo aman, damai,tentram,dan masyarakatnya hidup berdampingan dengan semangat hidup gotong royong yang tinggi. Itulah yang menjadi ciri khas masyarakat Desa Sumberejo yang masih terjaga dan terpelihara dengan baik sampai saat ini.


Demikian kurang lebihnya cerita para sesepuh tentang terjadinya Desa Sumberejo.
Adapun Desa Sumberejo terdiri dari 2 ( dua ) dukuhan yaitu :
b)    Dukuh Sabet
c)    Dukuh Jugo

Pendiri Dukuh Jugo Mbah Rahmat

Tahun Berapa Desa Jugo berdiri ?

Tahun Berapa Desa Sabet berdiri ?

Mayong sebelumnya dibabad oleh masyarakat Karangpatihan, karena wilayahnya dekat dengan Sumberejo maka dimasukkan desa Sumberejo.

  Sejarah terbentuknya Desa Sumberejo berawal dari penggabungan 2 (dua) desa yang ada sebelumnya, yakni Desa Sabet dan Desa Jugo. Pada waktu...